Alas Roban

Alas Roban (2026)

0/10
⏱️ 111 min πŸ“… 2026 🌍 Indonesia HD
⏱️ 111 min πŸ“… 2026 🌍 Indonesia HD

Director: Hadrah Daeng Ratu

Cast: Fara Shakila, Michelle Ziudith, Rio Dewanto

πŸ‘οΈ Views: 3

πŸ“– Sinopsis

Layar lebar tanah air kembali diwarnai oleh sinema mencekam lewat perilisan Alas Roban, sebuah karya horor yang mulai meneror penonton di bioskop sejak pertengahan Januari 2026. Film ini lahir dari tangan dingin sutradara Hadrah Daeng Ratu di bawah bendera rumah produksi Unlimited Production. Alur kisahnya sendiri merujuk pada mitos lokal serta urban legend seputar jalur legendaris Alas Roban di wilayah Jawa Tengahβ€”sebuah bentangan hutan lebat dan tanjakan curam yang sudah lama tersohor akan keangkerannya.

Fokus cerita tertuju pada Sita, seorang wanita yang membesarkan anaknya sendirian. Demi merajut masa depan yang lebih baik, ia memutuskan untuk berpindah dari Pekalongan menuju Semarang untuk mengadu nasib di sebuah rumah sakit. Dalam kepindahannya tersebut, Sita turut membawa putri tercintanya bernama Gendis, seorang anak berkebutuhan khusus yang mengalami tunanetra.

Malang tak dapat ditolak, keputusan mereka untuk menumpangi bus terakhir yang membelah keheningan jalur hutan tersebut pada malam hari berujung pada petaka. Ketika armada bus yang mereka tumpangi mendadak mati mesin dan mogok di tengah rimbunnya pepohonan, takdir Gendis seketika bergeser ke arah yang mengerikan. Sepulang dari insiden itu, bocah perempuan tersebut mulai menunjukkan gelagat janggal; ia kerap menangkap suara gaib tanpa wujud, melukis lambang-lambang kuno yang ganjil, hingga menderita kerasukan hebat setiap kali malam tiba.

Ancaman Dewi Raras dan Ritual Penyelamatan di Malam Keramat
Simpul misteri perlahan mulai terurai ketika diketahui bahwa perubahan drastis pada diri Gendis bukanlah sekadar gangguan roh halus biasa. Jiwa suci anak tersebut rupanya telah diklaim oleh Dewi Rarasβ€”sesosok entitas supranatural kuno yang murka akibat adanya sebuah ikrar ritual masa lalu yang dilanggar dan ditinggalkan begitu saja oleh garis keturunannya.

Sita yang enggan kehilangan buah hatinya menolak untuk menyerah pada kutukan hitam tersebut. Didorong oleh rasa kasih sayang yang tak terbatas, ia menggalang kekuatan dengan beberapa orang terdekat, yaitu:

Tika: Sepupu Sita yang setia mendampingi dalam situasi kritis.
Anto: Seorang pengendara ambulans yang berani mengambil risiko.
Bu Emah: Sosok tetua yang memahami seluk-beluk benteng spiritual dan dunia gaib.
Guna memutus rantai teror jahat yang kian mencekik, kelompok ini terpaksa harus memutar arah dan kembali masuk ke dalam jantung kegelapan hutan Alas Roban. Di sana, mereka wajib berhadapan langsung dengan kekuatan hitam terbesar sekaligus menuntaskan sebuah ritus penutup sebelum waktu mereka habis dan malam sakral yang menentukan tiba.